SOSIALISASI SEKOLAH TENTANG MEMBANGUN GENERASI BERKARAKTER DENGAN NILAI 4A (ANTI NARKOBA, ANTI BULLYING, ANTI INTOLERANSI DAN ANTI KEKERASAN SEKSUAL)

  • Rindang Gici Oktavianti Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
  • Taufiq Risqi Ramadhan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
  • Bella Febriyanti Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
  • Nabila Amalia Putri Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
  • Fera Fitratul Hasanah Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
  • Miftahur Rohman Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Abstract

Fenomena meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), intoleransi, dan kekerasan seksual di kalangan pelajar menunjukkan masih lemahnya karakter dan kesadaran moral peserta didik di lingkungan sekolah. Kondisi ini menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan sosialisasi bertema “Membangun Generasi Berkarakter dengan Nilai 4A (Anti Narkoba, Anti Bullying, Anti Intoleransi, dan Anti Kekerasan Seksual)” sebagai upaya preventif untuk membentuk perilaku positif dan berintegritas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta komitmen siswa dalam menerapkan nilai-nilai karakter melalui pendekatan partisipatif, komunikatif, dan edukatif. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi yang memungkinkan peserta aktif terlibat dalam proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan sikap siswa terhadap isu-isu 4A, tercermin dari antusiasme tinggi, kemampuan reflektif, serta komitmen mereka untuk menjadi agen perubahan di sekolah. Kegiatan ini membuktikan bahwa sosialisasi berbasis karakter efektif dalam menumbuhkan kesadaran moral dan memperkuat budaya sekolah yang aman, inklusif, serta bebas dari kekerasan.

References

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. (2023). Modul pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi pelajar dan remaja. Jakarta: BNN RI.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020). Penguatan moderasi beragama di lingkungan pendidikan. Jakarta: Kemenag RI.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2017). Penguatan pendidikan karakter (PPK): Konsep dan pedoman. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2021). Panduan pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2022). Pedoman pencegahan dan penanganan kekerasan seksual terhadap anak di lingkungan pendidikan. Jakarta: KemenPPPA.
Lickona, T. (2012). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York, NY: Bantam Books.
Nurdin, E., & Mustika, A. (2021). Pendidikan karakter dalam pencegahan perilaku bullying di sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 145–156. https://doi.org/10.xxxxxx/jpk.v11i2.145
Sari, D. A., & Rahmawati, F. (2022). Penerapan pendidikan anti kekerasan seksual di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Perlindungan Anak, 5(1), 34–46. https://doi.org/10.xxxxxx/jppa.v5i1.34
UNESCO. (2019). School violence and bullying: Global status report. Paris, France: UNESCO Publishing.
Widodo, S. (2020). Membangun sekolah ramah anak dan berkarakter melalui gerakan anti narkoba, anti kekerasan, dan anti bullying. Jurnal Pendidikan Moral dan Karakter, 8(3), 210–223. https://doi.org/10.xxxxxx/jpmk.v8i3.210
Published
2026-01-19
How to Cite
OKTAVIANTI, Rindang Gici et al. SOSIALISASI SEKOLAH TENTANG MEMBANGUN GENERASI BERKARAKTER DENGAN NILAI 4A (ANTI NARKOBA, ANTI BULLYING, ANTI INTOLERANSI DAN ANTI KEKERASAN SEKSUAL). PROSIDING SEMINAR NASIONAL UNARS, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 1-6, jan. 2026. Available at: <https://www.unars.ac.id/ojs/index.php/prosidingSDGs/article/view/7804>. Date accessed: 30 jan. 2026.