PEMBERDAYAAN KELOMPOK BATIK GANDOK JAYA MUKTI DENGAN PELATIHAN MEMBATIK MENGGUNAKAN CANTING CAP DAN IMPLEMENTASI PEWARNA ALAMI
Abstract
Industri batik tulis di KUB Gandok Jaya Mukti, Desa Janggala, menghadapi tantangan utama berupa rendahnya kapasitas produksi akibat ketergantungan pada metode manual yang memakan waktu lama serta penggunaan pewarna sintetis yang kurang ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi melalui pelatihan teknik canting cap serta mendorong inovasi produk melalui implementasi pewarna alami. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-kolaboratif yang meliputi tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi dual extractor, serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan dampak signifikan pada keberdayaan mitra. Penerapan canting cap berhasil meningkatkan efisiensi waktu produksi sebesar 100% (dari 10 hari menjadi 5 hari per lembar) dan melipatgandakan jumlah produksi bulanan dari 30 menjadi 60 lembar. Selain itu, transfer teknologi pewarna alami meningkatkan pengetahuan mitra sebesar 30,4% dan memfasilitasi produksi batik ramah lingkungan. Program ini berhasil meningkatkan produktivitas mitra sekaligus membuka peluang pasar baru yang mendukung keberlanjutan lingkungan.
