PERAN POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT
Abstract
Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) adalah program pemerintah yang menyediakan layanan kesehatan untuk masyarakat, mulai dari bayi hingga lansia. Program ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan dilaksanakan di wilayah RW 02 Kelurahan dawuhan Lingkungan Parse meliputi bayi balita, PUS dan lansia. Peserta terdiri dari kader, tim medis Puskesmas dan sasaran sebanyak 175 orang. Kegiatan terdiri dari edukasi, pemeriksaan antropometri, imunisasi dan pemberian vitamin A, obat cacing untuk bayi balita dan skrining kesehatan serta cek gula darah dan kolesterol untuk usia produktif dan lansia. Jumlah bayi dan balita yang hadir adalah 22 orang (35,48 %) dari 62 sasaran, PUS hadir 7 orang (17,50%) dari 40 sasaran, dan lansia 14 orang (19,17%) dari 73 sasaran. Hal ini dipengaruhi oleh faktor internal seperti pengetahuan, sikap, persepsi, kepercayaan, pekerjaan, keinginan, nilai-nilai, umur, dan jenis kelamin. Faktor eksternal meliputi peran masyarakat, ketersediaan sumber daya kesehatan, dan akses ke fasilitas kesehatan [5]. Seluruh balita berstatus Gizi Baik, status untuk usia produktif tanpa risiko penyakit tidak menular (PTM). Selanjutnya untuk lansia, 5 orang beresiko kolesterol tinggi dan 4 orang beresiko Diabetes mellitus. Kegiatan posyandu ILP diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kesehatan sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
