PENERAPAN DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN KOPI BERKELANJUTAN KELOMPOK TANI LESTARI DESA BABADAN, KECAMATAN NGAJUM, KABUPATEN MALANG
Abstract
Program Doktor Mengabdi di Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, merespon permasalahan rendahnya nilai tambah kopi akibat praktik pascapanen yang sederhana dan lemahnya strategi pemasaran. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan keterampilan pascapanen, mengembangkan produk olahan bernilai tambah, serta memperkuat branding dan pemasaran digital kelompok tani. Metode yang digunakan bersifat partisipatif dan praktik langsung, meliputi pelatihan fermentasi terkontrol, pengeringan terstandar, roasting dan penggilingan, diversifikasi produk (kopi bubuk, roasted bean, drip bag), perancangan kemasan, serta workshop branding dan pemasaran melalui media sosial dan marketplace. Hasil menunjukkan peningkatan kualitas fisik biji (keseragaman warna, pengurangan cacat), penerapan penyimpanan kedap udara, produksi olahan konsisten (3–5 kg/minggu), lahirnya merek “Kopi Babadan”, serta perluasan pasar melalui kanal daring dan kemitraan lokal; nilai jual produk meningkat sekitar 20–30%. Temuan mendukung efektivitas intervensi terintegrasi pengolahan dan pemasaran dalam meningkatkan kesejahteraan dan daya saing petani kopi.
