OPTIMALISASI SELEKSI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK) DI BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan reformasi birokrasi dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tahun 2024, di mana terdapat kesenjangan antara tuntutan standar kompetensi digital dengan kondisi riil pelamar dari tenaga non-ASN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang memengaruhi efektivitas pelaksanaan seleksi PPPK di lingkungan BKN. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, observasi langsung, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara organisasional, penerapan sistem Computer Assisted Test (CAT) berhasil menjamin transparansi, akuntabilitas, dan validitas data pelamar tanpa adanya praktik kecurangan. Namun, efektivitas seleksi belum berjalan maksimal akibat kendala faktor individual, yakni rendahnya literasi digital peserta dalam mengoperasikan perangkat ujian serta ketidaksesuaian antara formasi jabatan yang dilamar dengan latar belakang pengalaman kerja teknis sebelumnya. Temuan ini mengindikasikan perlunya strategi seleksi yang lebih adaptif dalam mengakomodasi transisi tenaga non-ASN.
