PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI SOSIALISASI 4A (ANTI-KORUPSI, ANTI-PERUNDUNGAN, ANTI-INTOLERANSI, DAN ANTI-KEKERASAN SEKSUAL) DI SMPN 1 SITUBONDO
Abstract
Sosialisasi 4A (Anti-Korupsi, Anti-Perundungan, Anti-Intoleransi, dan Anti-Kekerasan Seksual) di SMPN 1 Situbondo dilaksanakan sebagai upaya penguatan pendidikan karakter sekaligus respon terhadap tingginya angka kekerasan di lingkungan sekolah. Berdasarkan pendataan tahun 2023–2024, tercatat 1.745 kasus kekerasan yang meliputi kekerasan fisik, psikis, perundungan, intoleransi, kekerasan seksual, dan bentuk kekerasan lainnya, sehingga diperlukan intervensi terarah untuk menanamkan nilai integritas, empati, toleransi, serta perilaku anti-kekerasan pada peserta didik. Melalui metode sosialisasi, pemutaran video edukatif, diskusi interaktif, dan penyampaian studi kasus, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai 4A dan mendorong perubahan sikap yang lebih positif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa untuk menolak perundungan, menghargai perbedaan, menjaga kejujuran, serta berani melaporkan tindakan kekerasan yang terjadi di sekolah. Dengan demikian, Sosialisasi 4A menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berkarakter di SMPN 1 Situbondo.
