FAKTOR-FAKTOR PENENTU PRODUKSI BAWANG MERAH DI KECAMATAN ROTE BARAT DAYA KABUPATEN ROTE NDAO
Abstract
Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan dan bernilai ekonomi tinggi di Kabupaten Rote Ndao, namun produksinya masih berfluktuasi dan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi produksi bawang merah serta menentukan faktor yang paling dominan berpengaruh di Kecamatan Rote Barat Daya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga selesai tahun 2026 dengan menggunakan metode deskriptif verifikatif. Sampel penelitian berjumlah 42 petani bawang merah yang diambil secara acak sederhana dari populasi sebanyak 168 orang. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial seluruh variabel bebas yaitu luas lahan, jumlah benih, tenaga kerja, penggunaan pupuk, dan pengalaman usahatani berpengaruh signifikan terhadap produksi bawang merah (nilai signifikansi < 0,05). Secara simultan kelima variabel tersebut juga berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung sebesar 2,820 dan nilai signifikansi 0,030. Faktor yang paling dominan berpengaruh adalah luas lahan dengan nilai koefisien beta sebesar 0,502. Nilai koefisien determinasi Adjusted R² sebesar 0,182 menunjukkan bahwa 18,2% variasi produksi bawang merah dapat dijelaskan oleh kelima variabel tersebut, sedangkan sisanya 81,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

