SOSIALISASI PENCEGAHAN STOP BULLIYING DI MTS NURUL HIKAM KAPONGAN TAHUN 2025

  • Aenor Rofek Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
  • Ratih Kesuma Dewi Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
  • Gustilas Ade Setiawan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Abstract

Bullying merupakan salah satu bentuk kekerasan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, maupun akademik peserta didik. MTs Nurul Hikam Kapongan sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah membutuhkan langkah preventif melalui edukasi yang tepat dan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta strategi pencegahannya melalui program sosialisasi “Stop Bullying”. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, pemutaran video edukatif, dan simulasi kasus untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali serta menolak tindakan bullying. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai konsep bullying sebesar signifikan, ditandai dengan antusiasme dalam tanya jawab dan komitmen peserta untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah tanpa kekerasan serta memperkuat karakter empati dan sikap saling menghargai antar siswa.

References

Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224.
Bonwell, C. C., & Eison, J. A. (1991). Active learning: Creating excitement in the classroom. ASHE–ERIC Higher Education Reports.
Espelage, D. L., & Swearer, S. M. (2010). A social-ecological model for bullying prevention and intervention: Understanding the impact of adults in the social ecology of youngsters. In S. R. Jimerson, S. M. Swearer, & D. L. Espelage (Eds.), Handbook of bullying in schools: An international perspective (pp. 61–72). Routledge.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (1994). Learning together and alone: Cooperative, competitive, and individualistic learning (4th ed.). Allyn & Bacon.
Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.
McKillip, J. (1987). Need analysis: Tools for the human services and education. Sage Publications.
Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Blackwell Publishing.
Santrock, J. W. (2011). Adolescence (13th ed.). McGraw-Hill.
Spradley, J. P. (1980). Participant observation. Holt, Rinehart and Winston.
Swearer, S. M., Espelage, D. L., Vaillancourt, T., & Hymel, S. (2010). What can be done about school bullying? Linking research to educational practice. Educational Psychologist, 45(1), 38–47.
Published
2025-12-26
How to Cite
ROFEK, Aenor; DEWI, Ratih Kesuma; SETIAWAN, Gustilas Ade. SOSIALISASI PENCEGAHAN STOP BULLIYING DI MTS NURUL HIKAM KAPONGAN TAHUN 2025. PARADIGMA PENGABDIAN, [S.l.], v. 2, n. 3, p. 81-89, dec. 2025. ISSN 3089-0152. Available at: <https://www.unars.ac.id/ojs/index.php/paradigma/article/view/7680>. Date accessed: 25 feb. 2026. doi: https://doi.org/10.36841/paradigma.v2i3.7680.