Strategi Smart Governance Melalui Community-Based Tourism di Desa Batu Belubang
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat tata kelola pariwisata Desa Batu Belubang yang selama ini menghadapi ketergantungan pada satu destinasi, ketidaksinkronan peran antaraktor, serta lemahnya kapasitas kelembagaan lokal dalam mengembangkan atraksi wisata berbasis komunitas. Tujuan utama program ini adalah membangun model penguatan tata kelola pariwisata berbasis CBT (Community-Based Tourism) melalui pemetaan masalah, fasilitasi dialog multipihak, dan penyusunan kesepahaman bersama. Prosedur kegiatan mencakup pengumpulan data melalui wawancara dengan Pemerintah Desa, BUMDes, Pokdarwis, serta observasi dan analisis dokumen, yang dipadukan dengan metode analisis SWOT, Segitiga Konflik Galtung, dan kerangka Smart Governance. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas komunitas dalam memahami peran strategisnya, munculnya kesadaran akan diversifikasi atraksi, terbentuknya 10 poin kesepahaman antaraktor desa, serta perbaikan koordinasi antara Pemdes, BUMDes, Pokdarwis, dan dinas terkait. Dampak awal ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif mampu mengurangi ketegangan struktural, memperjelas kewenangan, dan memperkuat kolaborasi lokal. Kesimpulan utama menunjukkan bahwa integrasi CBT, analisis konflik, dan Smart Governance memberikan kontribusi signifikan bagi transformasi tata kelola pariwisata, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan paket wisata terpadu dan pembentukan regulasi kelembagaan yang berkelanjutan.
Downloads
References
- Adiatma, I., Bambang, A. N., & Purnaweni, H. (2013). Peralihan mata pencaharian sebagai bentuk adaptasi (Studi kasus: Desa Batu Belubang, Bangka). Teknik, 34(2), 123–133. https://doi.org/10.14710/teknik.v34i2.5637
- Ahsani, R. D. P., Suyaningsih, O., Ma’rifah, N., & Aerani, E. (2018). Penerapan konsep Community Based Tourism (CBT) di Desa Wisata Candirejo Borobudur mewujudkan kemandirian desa. Jurnal Administrasi Publik, 3(2), 135–146. https://doi.org/10.26905/pjiap.v3i2.2270
- ASEAN. (2016). ASEAN Community Based Tourism Standart. Jakarta: The ASEAN Secretariat. https://asean.org/book/asean-community-based-tourism-standard-2/
Dangi, T. B., & Jamal, T. (2016). An integrated approach to sustainable community-based tourism. Sustainability, 8(5), 475. https://doi.org/10.3390/su8050475 - Farid, A., Amri, M., Fahry, M., & Fuad, M. (2022). Strategi governance melalui community-based tourism sebagai upaya penyelesaian konflik wisata di Gua Pindul. POLITICOS: Jurnal Politik dan Pemerintahan, 2(2), 114–131. https://doi.org/10.22225/politicos.2.2.2022.114-131
- Febriandhika, I., & Kurniawan, T. (2019). Membingkai konsep pariwisata yang berkelanjutan melalui community-based tourism: Sebuah review literatur. Journal of Public Sector Innovation, 3(2), 50–56. https://doi.org/10.26740/jpsi.v3n2.p50-56
- Galtung, J. (1969). Violence, peace, and peace research. Journal of Peace Research, 6(3), 167–191. https://doi.org/10.1177/002234336900600301
Kriesberg, L. (2007). Constructive conflicts: From escalation to resolution (3rd ed.). Rowman & Littlefield. https://doi.org/10.1111/J.1468-0130.2008.00525.X - Makalah Singkat Analisis Masalah Desa Batu Belubang. (2025). Dokumen internal PDU UBB.
- Ni’matuzahroh, S., & Prasetyaningrum, S. (2018). Observasi: Teori dan aplikasi dalam psikologi. Malang: UMMPress.
- Notulensi Sarasehan Tapak Antu. (2025). Forum Diskusi Tata dan Budaya Organisasi dalam Pengelolaan Pariwisata Desa Batu Belubang. Pengabdian Desa Unggulan UBB, 21 November 2025.
- Purmada, D. K., Wilopo, & Hakim, L. (2016). Pengelolaan desa wisata dalam perspektif community-based tourism (Studi kasus pada Desa Wisata Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 32(2), 15–22.
- Ramsbotham, O., Miall, H., & Woodhouse, T. (2015). Contemporary conflict resolution. Polity Press.
Rochman, N. (2016). Model pengembangan desa wisata berbasis pemberdayaan masyarakat. Jurnal Equilibria Pendidikan, 1(1). https://doi.org/10.26877/ep.v1i1.1831 - Rohimah, A., Hariyoko, Y., & Ayodya, B. P. (2018). Strategi pengembangan potensi pariwisata melalui pendekatan Community Based Tourism (CBT) di Desa Carang Wulung Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 4(4), 363–368. https://doi.org/10.21776/ub.jiap.2018.004.04.11
- Suansri, P. (2003). Community Based Tourism Handbook. Responsible Ecological Social Tour.
- Susanti, F. E., & Widiyanti, N. (2023). Peran organisasi tata kelola dalam pengelolaan Desa Wisata Lembah Papah Sentolo, Kulon Progo, Yogyakarta. ADARMA, 10(1), 19-27.
- Syafiqah, K. K., Nurdin, D. A., & Putri, F. M. (2022). Implementasi konsep community-based tourism dalam mendukung pengelolaan pariwisata berkelanjutan pada Destinasi Wisata Sanghyang Kenit di Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Pecinta Alam dan Lingkungan, 1(2), 1-18.
- Syuhada, M. R. F., & Dewanti, D. S. (2020). Tourism development strategies on CBT of Pindul Cave, Gunungkidul Regency. Journal of Economic Research and Social Sciences, 4(2), 102–117. https://doi.org/10.18196/jerss.v4i2.10112
- TOR Pengabdian Desa Unggulan Batu Belubang 2025. (2025). Universitas Bangka Belitung.
- Tribun Bangka. (2024, September 30). Desa Batu Belubang dapat penghargaan LDWN tahun 2024 dari Kemendes PDTT. Tribun Bangka. https://bangka.tribunnews.com/2024/09/30/desa-batu-belubang-dapat-penghargaan-ldwn-tahun-2024-dari-kemendes-pdtt
- Trihayuningtyas, E., Rahtomo, W., & Darmawan, H. (2018). Rencana tata kelola destinasi pariwisata kawasan Pulau Camba-Cambang dan sekitarnya di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Jurnal Manajemen Resort dan Leisure, 15(1), 33–47. https://doi.org/10.17509/jurel.v15i1.11293
- Wijaya, A. A. M., Sa’ban, L. M. A., & Nastia, N. (2023). Opportunities and challenges of collaborative governance in local government tourism public policy. Jurnal Administrasi Negara, 29(3), 214–234. https://doi.org/10.33509/jan.v29i3.2681
- Wiwin, I. W. (2018). Community based tourism dalam pengembangan pariwisata Bali. Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Agama dan Budaya, 3(1), 69–75. https://doi.org/10.35912/jspp.v2i1.2042

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







