Penataran Pelatih Woodball C3-Pengurus Cabang Olahraga Woodball Se-Kalimantan Barat Tahun 2025
Abstract
Penyelenggaraan Penataran Pelatih Woodball C3-Pengurus Cabang Olahraga Woodball Se-Kalimantan Barat Tahun 2025 merupakan salah satu kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat guna untuk mengenalkan olahraga baru yakni olahraga woodball yang masih belum banyak dikenal oleh masyarakat terutama masyarakat Kalimantan Barat, dimana harapan kedepannya kegiatan tersebut tetap berlajut menjadi agenda tahunan guna terus untuk memajukan lebih mengenalkan dan mengembangkan olahraga woodball dengan banyaknya pelatih yang competen guna membina bibit-bibit atlet yang berpotensi untuk memperoleh prestasi khususnya Kalimantan Barat. Metode pelaksanaannya dilakukan melalui beberapa tahapan diantaranya, tahap pembentukan panitia penyelenggara dan menentukan pembagian materi yang akan disampaikan pada setiap sesinya, selanjutnya membuat undangan kebeberapa pihak terkait surat perijinan kegiatan yang mana dilakukan di SMA 05 Kota Singkawang, tahap akhir menyiapkan segala kebutuhan dan perlengkapan yang diperlukan selama berjalannya pelaksanaan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di SMA N 05 Kota Singkawang yang terletak di Jalan Ratu Sepudak, Kelurahan Sei Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang, Kalimantan Barat . Dari hasil pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “Penataran Pelatih Woodball C3-Pengurus Cabang Olahraga Woodball Se-Kalimantan Bart Tahun 2025” diikuti oleh 21 orang para guru-guru kota singkawang yang dan 9 orang mahasiswa yang berasal dari berbagai kabupaten yang ada di Kalimantan Barat, dan melihatkan progres peningkatan secara motivasi serta penguasaan teknik dari 50% menjadi 70%, dan peningkatan secara pemahaman pembuatan program latihan dari 30% menjadi 60%.
Downloads
References
- Aditiya, R. (2020). Peran media sosial dalam meningkatkan minat olahraga di kalangan remaja. Hanoman Journal: Physical Education and Sport, 1(2), 45–52.
- Budiwanto, S. (2012). Metodologi Latihan Olahraga. Universitas Negeri Malang.
- Citra, P., & Sukadiyanto. (2015). Pengembangan Tes Keterampilan Olahraga Woodball Untuk Pemula. Jurnal Keolahragaan, 3(2), 228-240.
- Chang, Baosheng. (2008). The international woodball referee workshop. Taiwan: International Woodball Federation.
- Chang, Baosheng. (2009). Jurnal of woodball. No 16. Taiwan: IWbF News Letter.
- Dwiyogo, Wasis & Kriswantoro. (2009). Olahraga Woodball. Wineka media, Malang.
- Dwiyogo, Wasis, (2015). Bermain woodball. Semarang: Indonesia Woodball Association.
- Harsono (2015). Kepelatihan Olahraga. PT Remaja Rosdakarya.
- Hasanuddin, M. I. (2020). Model Pendekatan Bermain dalam Peningkatan Kebugaran Jasmani anak Sekolah Dasar. Deepublish.
- Imanudin, I. (2008). Ilmu kepelatihan keolahragaan. Bandung:FPOK UPI.
- International Woodball Federation. (2008). About IWbF. Diambil pada tanggal 30 Juli 2025, dari http://www.iwbfwoodball.org/about_IWbF.aspx.
- Irdiyana, P. (2010). Devinisi olahraga woodball. Bandung.
- Kholikul, A., & Sutardji, S. R. (2012). Kekuatan Genggaman Dan Kekuatan Otot Lengan Dalam Pukulan Jarak Jauh Woodball. Journal Of Sport Science And FItness, 1(1), 1-5.
- Kriswantoro. (2011). Teknik Dasar Bermain Woodball. Semarang: Indonesia Woodball Association.
- Kriswantoro & Anas K.A. (2012). Teknik dasar bermain woodball. Semarang: IWbA.
- Pratama, A. (2020). Dampak media massa dan digital terhadap komersialisasi industri olahraga modern. Jurnal SPORTIVE, 8(2), 110–118.
- Soetrisno, D. (2008). Peraturan permainan woodball. Semarang: Indonesia Woodball Association.
- Soetrisno. (2011). Mari Bermain Woodball (Lets Play woodball). Semarang: Indonesia Woodball Association.
- Suyatno, D. (2020). Peran guru dalam pemanfaatan media pembelajaran interaktif di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 90–98.
- Yazid, Sidik. (2014). Hubungan Konsentrasi dengan Hasil Pukulan Jarak Jauh Pada Cabang Olahraga Woodball (Skripsi). Bandung. Universitas Pendidikan Indonesia.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







