MANAJEMEN KOLABORASI DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI (DUDI) DALAM UJI KOMPETENSI KEAHLIAN (UKK) PRODUKSI FILM UNTUK MENJAMIN KETERCAPAIAN KOMPETENSI LULUSAN SMK DI SMK NEGERI 1 CERMEE

  • Tiara Ayu Safitri Universitas Bakti Indonesia
  • Teguh Sumarno Universitas Bakti Indonesia
  • Sugiono Eksantoso Universitas Bakti Indonesia

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan signifikan antara kompetensi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan tuntutan riil industri kreatif. Permasalahan utama meliputi keterbatasan akses fasilitas produksi berstandar (high-end), inefisiensi pengelolaan praktik, serta rendahnya kesiapan mental dan karakter kerja (soft skill) siswa saat menghadapi tekanan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi manajemen kolaborasi antara SMK Negeri 1 Cermee dengan DUDI (Orens Production) dalam Uji Kompetensi Keahlian (UKK) guna menjamin mutu kompetensi lulusan secara holistik. Penelitian kualitatif deskriptif ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling yang melibatkan Kepala Sekolah, Wakil Manajemen Mutu, Waka Humas, Guru Produktif, Praktisi DUDI sebagai asesor eksternal, dan perwakilan siswa. Keabsahan data diuji melalui triangulasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi manajemen (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) berbasis Total Quality Management (TQM) tereksekusi secara efektif melalui empat temuan utama. Pertama, tahap perencanaan dan pengorganisasian diwujudkan melalui kesepakatan MoU dengan skema Resource Sharing (pemanfaatan alat) serta inovasi tata kelola "Satu Angkatan Satu Kru" berbasis talent mapping guna mengoptimalkan efisiensi operasional. Kedua, tahap pelaksanaan mengadopsi Cognitive Apprenticeship dan Peer-Assisted Learning (Zone of Proximal Development) yang sukses menghadirkan iklim kerja industri nyata. Ketiga, pengawasan menggunakan instrumen Iceberg Model untuk mengukur resiliensi dan etika kerja, serta parameter estetika Mise-en-scene untuk memvalidasi kualitas keterampilan teknis (hard skill). Keempat, dampak kolaborasi menghasilkan peningkatan nilai produksi (production value) karya film siswa yang dieksibisikan kepada publik melalui program "Layar Tancap Pelajar". Program eksibisi ini sekaligus berfungsi sebagai instrumen Educational Public Relations yang terbukti berhasil meningkatkan kepercayaan masyarakat. Kesimpulannya, manajemen kolaborasi DUDI yang terstruktur dan adaptif mampu mengatasi keterbatasan sarana prasarana sekolah sekaligus mengkalibrasi kompetensi lulusan agar selaras dengan standar profesional industri perfilman.

References

Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.
Bordwell, D., Thompson, K., & Smith, J. (2017). Film Art: An Introduction (11th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Fayol, H. (1949). General and Industrial Management. London: Sir Isaac Pitman & Sons.
Kemdikbudristek. (2021). Panduan Link and Match 8+i: Strategi Kemitraan SMK dengan Dunia Kerja. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi.
Kemdikbudristek. (2023). Pedoman Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) pada Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta: Direktorat SMK.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Nyalanesia. (2026). Program Literasi SMAKECE: Kolaborasi Penulisan Antologi Bersama Nyalanesia. (Dokumen Program Kerja Sekolah).
Orens Production. (2025). Nota Kesepahaman (MoU) Kerjasama Penyelenggaraan UKK Produksi Film dengan SMK Negeri 1 Cermee. (Arsip Dokumen Sekolah).
Parino. (2020). Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management) dalam Pendidikan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Parino. (2020). Strategi Peningkatan Mutu Lulusan melalui Implementasi Total Quality Management (TQM). Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(1), 45-58.
Parino, & Vitasari, A. D. (2023). Implementasi Total Quality Management (TQM) dalam Lembaga Pendidikan Islam: Studi Empiris di Madrasah Tsanawiyah. AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI, 4(2), 129–142.
Senge, P. M. (2006). The Fifth Discipline: The Art & Practice of The Learning Organization. New York: Doubleday.
SISINUSA. (2025). Panduan Teknis Produksi Kreatif dan Standarisasi Industri dalam Pendidikan Vokasi. (Dokumen Pendukung Kurikulum).
Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (1993). Competence at Work: Models for Superior Performance. New York: John Wiley & Sons.
Tantowi, W. R. (2025). Hasil Wawancara Mendalam: Peran Orens Production sebagai Asesor Eksternal UKK SMKN 1 Cermee. (Transkrip Wawancara Peneliti, 16 Januari 2025).
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Published
2026-03-31
How to Cite
SAFITRI, Tiara Ayu; SUMARNO, Teguh; EKSANTOSO, Sugiono. MANAJEMEN KOLABORASI DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI (DUDI) DALAM UJI KOMPETENSI KEAHLIAN (UKK) PRODUKSI FILM UNTUK MENJAMIN KETERCAPAIAN KOMPETENSI LULUSAN SMK DI SMK NEGERI 1 CERMEE. Consilium: Education and Counseling Journal, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 431-438, mar. 2026. ISSN 2775-9466. Available at: <https://www.unars.ac.id/ojs/index.php/consilium/article/view/8092>. Date accessed: 11 apr. 2026. doi: https://doi.org/10.36841/consilium.v6i1.8092.
Section
Articles