Peningkatan Literasi Sains Melalui Eksperimen Pencampuran Warna Pada Kelompok A Sps Kemuning 1
Abstract
Penelitian ini menggunakan aktivitas pencampuran warna sebagai sarana untuk meningkatkan literasi sains di SPS Kemuning 1. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research/CAR) yang terdiri dari dua siklus sebagaimana dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart. Tahapan ini meliputi empat langkah: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini menunjukkan bahwa dari 20 siswa di siklus 1, hanya 8 yang mencapai tingkat perkembangan sesuai harapan (BSH) dan 4 mencapai tingkat perkembangan sangat baik (BSB) dalam hal literasi sains. Sehingga, Hasil siklus pertama tidak berhasil secara optimal. Dengan demikian, peningkatan 10 anak yang mencapai kategori perkembangan sesuai harapan (BSH) dan 9 anak yang termasuk dalam kategori perkembangan sangat baik (BSB) dari 20 anak, tingkat keberhasilan meningkat dari 75% menjadi 95% setelah dilakukan perubahan pembelajaran pada siklus 2. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan yang melibatkan pencampuran warna dapat membantu anak menjadi lebih memahami sains. Jadi, disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran yang mencakup eksperimen pencampuran warna dengan cat air efektif dalam meningkatkan literasi sains pada anak usia dini.
References
Amami. (2024). Upaya meningkatkan Kemampuan Kognitif Melalui Kegiatan Mencampur Warna Dalam Percobaan Sains.Jurnal Pendidikan dan Penelitian Volume 01 Nomor 1, Oktober 2024. 01, 57–64.
Armiyati, W. D. E., Mappapoleonro, A. M., & Iriansyah, H. S. (2020). Peningkatan Kemampuan Mengenal Warna dengan Metode Eksperimen. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara, 1–8. http://jurnal.stkipkusumanegara.ac.id/index.php/semnara2019/article/view/234
Barus, E. U. br. (2022). Pengaruh Bermain Pencampuran Warna dan Bermain Balok Terhadap Kemampuan Kognitif Anak Usia 5 Tahun di Tk Sejahtera II Namorambe. In Jurnal Psikologi Uma.
Dewi, D. K. (2025). Penelitian Tindakan Kelas. PUSTAKA BARU PRESS.
Hewi, L., & Shaleh, M. (2020). Refleksi Hasil PISA ( The Programme For International Student Assesment ): Upaya Perbaikan Bertumpu Pada Pendidikan Anak Usia Dini ).Jurnal Golden age. 04(1), 30–41.
Indriyani, Z., Isnani, R. A., & Putri, N. F. (2024). Pengembangan Sains Anak Usia Dini Berbasis Eksperimen. 4(2024), 307–345.
Laily, D. S., & Rakhmawati, N. I. S. (2023). Peningkatan Kemampuan Sains Anak melalui Metode Eksperimen Kelompok A di TK Negeri Pembina Kota Mojokerto. Journal on Education, 6(1), 1655–1666. https://doi.org/10.31004/joe.v6i1.3119
Maratusholihah, A. (2024). Upaya Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Melalui Metode Eksperimen Pencampuran Warna Dengan Percobaan Sains Sederhana di RA Riyadusholihin 9 Kabupaten Bandung. JOIECE Journal of Islamic Early Childhood Education. 2, 1–12.
Mayasari, E., & Cahyaningrat, D. (2023). Penggunaan Teknik Mencampur Warna Dengan Percobaan Sains Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di PAUD Ittihad Kecamatan Tanara Kebupaten Serang-Banten.Journal Of Social Science Research. 3, 11431–11447.
Munifatul. (2025). Penerapan Metode Eksperimen Color Mixing Untuk Meningkatkan Kemampuan Sains Anak. Pendas:Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. 10, 238–252.
Nurida, S., & Westhisi, S. M. (2023). Kemampuan Literasi Sains Melalui Penerapan Permainan Pencampuran Warna Untuk Anak Usia Dini. Jurnal CERIA:Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif, 6(6), 628–635. http://journal.ikipsiliwangi.ac.id/index.php/ceria/article/view/19444
Rahmawati, L., & Choiroyaroh, S. I. (2025). Penerapan Metode Eksperimen Mencampur Warna untuk Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Kelompok B di RA As-Sholeh Baron. IERA Islamic Education and Research Academy. 6(3), 145–153. https://ejournal.staimnglawak.ac.id/index.php/iera/index
Ratnaningsih, H. A. (2025). Pembelajaran Sains Yang menyenangkan Bagi Anak Usia Dini Berbasis Eksperimen. Jurnal Program Studi PGRA. XI(January), 38–51.
Ruslianti, U., Bekasi, S., Info, A., & History, A. (2024). Dampak Metode Eksperimen Pencampuran Warna terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini Usia 5-6 Tahun. 7, 11603–11609.
Ruswiyani, E., Guru, P., Anak, P., Dini, U., & Makassar, U. I. (2023). Peningkatan Kemampuan Sains Melalui Pendekatan Kontruktivisme di Taman Kanak-kanak Aisyiyah Jatia Kabupaten Gowa. Jurnal INDOPEDIA (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan). 1(September), 871–893.
Setiawan, A., & Adi, M. (2025). Analisis Penggunaan Warna Berdasarkan Teori Warna Menurut Brewster Pada UI Google Home Assistant Dengan Pendekatan Design Thinking. 02(2024).
Shofiyah, A. (2022). Guru TK Pada Literasi Sains Dalam Pembelajaran Aanak Ece Teacher ’ S Level Of Understanding Survey On Science Literature In Early Children ’ S Learning. 17(1), 112–125.
Utami, F., Rantina, M., & Edi, R. (2022). Pengembangan Lembar Kerja Anak Menggunakan QR Code pada Materi Sains Anak Usia Dini. 6(3), 1976–1990. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1882
Wulandari, H., Azizah, H. A., Indonesia, U. P., & Barat, J. (2023). Penerapan calistung di paud. JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education). 7, 11–21.








