OPTIMALISASI LITERASI MEMBACA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF-KOLABORATIF PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Abstract
Tujuan dari penelitian yaitu mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif-kolaboratif untuk meningkatkan literasi membaca siswa kelas V SD. Kemampuan siswa dalam memahami isi bacaan menentukan ide pokok serta menyampaikan kembali informasi dari sebuah teks masih kurang sehingga menjadi latar belakang penelitian tersebut. Pendekatan deskriptif kualitatif diimplementasikan dalam penelitian ini dengan melibatkan 30 puluh siswa kelas VA SDN Gelamjaya II Kabupaten Tangerang-Banten, sebagai subjek penelitian sedangkan teknik pengumpulan data meliputi observasi dan dokumentasi yang berfungsi sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif yang mencakup reduksi data dan penyajian data serta penarikan kesimpulan. Penerapan model pembelajaran kooperatif–kolaboratif berdasarkan temuan dari observasi sebanyak tiga kali pertemuan pembelajaran berhasil meningkatkan kemampuan literasi membaca pada siswa kelas V SD. Peningkatan aktivitas siswa tercatat dari 62,5 % naik menjadi 95%. Model pembelajaran yang digunakan ini terbukti efektif untuk meningkatkan literasi membaca siswa di tingkat sekolah dasar. Suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan juga telah berhasil diwujudkan. Peningkatan literasi membaca siswa sekolah dasar dapat dicapai melalui penerapan model pembelajaran kooperatif-kolaboratif sebagai alternatif yang efektif.
Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif-Kolaboratif, Literasi Membaca, Kelas V Sekolah Dasar.
Abstract: The purpose of this study is to describe the implementation of a cooperative-collaborative learning model to enhance the reading literacy of fifth-grade elementary school students. The students' ability to understand the content of reading materials, identify main ideas, and restate information from a text was still lacking, which served as the background for this research. A descriptive qualitative approach was employed in this study, involving 30 fifth-grade students from Class VA at SDN Gelamjaya II, Tangerang-Banten Regency, as research subjects. Data collection techniques included observation and documentation, which served as supporting data. Data analysis was conducted using an interactive analysis model, encompassing data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on findings from three observation sessions, the implementation of the cooperative-collaborative learning model successfully improved the reading literacy skills of fifth-grade elementary school students. Student activity increased from 62.5% to 95%. This learning model proved effective in enhancing students' reading literacy at the elementary school level. A more interactive and enjoyable learning atmosphere was also successfully created. The improvement in elementary school students' reading literacy can be achieved through the application of the cooperative-collaborative learning model as an effective alternative.
Keywords: Cooperative-Collaborative Learning, Reading Literacy, Fifth Grade Elementary School
References
Asmaniyah, M. S. (2022). Peningkatan motivasi dan hasil belajar biologi materi sistem reproduksi manusia melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture pada siswa kelas XI IPA MAN bangkalan. Jurnal Pendidikan Lampu, 8(2),
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. 2018. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed). Sage Publication.
Dilla Wahyu, N., Dewi, R. K., & Hidayat, N. (2025). Penerapan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas III pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tahun pembelajaran 2024–2025. Jurnal Cendekia Pendidikan, 4(4), 213-221.
Febriyanto, B., dkk. (2025). Meta Analisis Model Pembelajaran Collaborative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD. Jurnal Yasin, 5(4).
Huda, M. (2019). Model-model Pengajaran dan Pembelajaran: Isu-isu Metodis dan Paradigmatis. Pustaka Pelajar.
Kemendikbud. (2020). Modul Literasi Membaca di Sekolah Dasar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2025). Rapor Pendidikan. Diakses 1 Mei 2026, dari: https://raporpendidikan.kemendikdasmen.go.id/
Laal, M., & Ghodsi, S. M. (2024). Benefits of collaborative learning: Updated review.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2019). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). Sage Publication.
Nguyen, T. N. T., et al. (2025). Cooperative learning and its influences on student engagement. Cogent Education.
OECD. (2021). PISA 2021 Reading Framework. OECD Publishing.
Salma, I. K., & Elok, S. (2023). Profil Keterampilan Kolaborasi siswa SMP dalam Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad. ScienceEdu: Jurnal Pendidikan IPA, 6(1). 89-97.
Santi, E., & Amin, F. (2024). Implementasi Pendekatan Kooperatif dan Kolaboratif Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi pada Siswa Sekolah Dasar. Edu Cendikia: Jurnal Ilmia Pendidikan. 4(1). 66-71.
Sari, D.P., & Rahmawati, I. (2022). Pengaruh Pembelajaran Kolaboratif terhadap Kemampuan Literasi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4567-4575.
Setiawan, A. (2025). The effectiveness of the cooperative learning model in enhancing critical reading skills: A meta-analysis study. European Journal of Educational Research.
Slavin, R. E. (2018). Educational Psychology: Theory and Practice (12th ed.). Pearson Education.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Trianto. (2017). Model Pembelajaran Terpadu: Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bumi Aksara.
Widodo, A., & Widayanti, L. 2021. Penerapan Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 123-135.








